Tobatnya Malaikat Harut dan Marut

ilustrasi malaikat harut dan marut. muhibbin.com

Wanita itu pergi, lalu kembali dengan menggendong seorang bayi. Saat kedua malaikat merayunya, kembali sang wanita berkata, “Demi Allah, aku tidak akan mau hingga kalian membunuh anak ini.”

Keduanya berkata, “Kami tidak akan pernah mau membunuhnya.”

Wanita itu pun pergi, lalu datang kembali dengan membawa segelas khamar. Saat kedua malaikat merayunya ia berkata, “Aku tidak akan memenuhi ajakan kalian sampai kalian meminum khmar ini.”

Baca juga: Apa Itu Bid’ah?

Kedua malaikat itu pun meminum khamar tersebut hingga mabuk, lalu menggauli wanita itu, kemudian membunuh sang bayi.

Ketika kedunya sadar, wanita tadi berkata, “Sungguh saat mabuk kalian telah melakukan perkara yang tadi kalian enggan untuk melakukannya.”

Keduanya pun menyadari kesalahan yang mereka lakukan. Ada dua pilihan azab sebagai ganjaran, yakni siksaan di dunia atau azab di akhirat. Malaikat Harut dan Marut memilih siksaan di dunia, sebab azab akhir kekal selama-lamanya.

sumber:  Buku Kemuliaan Taubat (Kitab Attauwwabun) karya Imam Ibnu Qudamah Al Maqdisiy

 

One thought on “Tobatnya Malaikat Harut dan Marut”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *